Kontributor

Minggu, 18 Februari 2018

Beauty in the Beast

Aku ingin pergi, ke tempat paling ujung di dunia..
Aku ingin pergi, ke tempat yang tak ada orang disana....
Dimanakah impianku? Masih adakah yang tersisa?
Biar ku bangun sendiri dengan tanganku, bata bata ini hingga menjadi istana...
Aku akan melukis seorang diri di menaranya
Atau menanami kebunnya dengan berbagai macam bunga...
Kemudian aku juga akan bermain biola tiap malam...
Melody czardas yang ku suka...
Dan tikus2lah yang berdansa di hall..
.
Aku tak ingin seorangpun mendekat, kecuali kucing2 kelaparan yang meminta makanan...
Biar ku tanam sekalian semak duri di sekelilingnya...
Menjauhlah dariku...

Jumat, 16 Februari 2018

16.02.2018

Kamu tahu? Srikandi ada karena sumpah seorang wanita yang mati karena cinta... Di jantungnya tertancap panah seorang resi... (Meskipun aku suka dengan kesetiaan Bisma, tetapi soal ceritanya dengan Amba, aku harus bilang "bodoh")
Kelak ruh wanita itu berinkarnasi menjadi srikandi... Dia akan mengangkat busurnya lebih perkasa, dan membawa pria itu dekat dengan ajal....
Ku pikir cerita ini hanya penggambaran bahwa wanita itu selalu punya tekad yang kuat, dan keinginan yang besar... Itu kemudian menjelma menjadi tindakan yang konsisten (baca : perjuangan)....
Aku tak ingin menceritakan tentang sumpah menyumpahi orang... Beberapa perempuan yang sakit hati mengucapkan sumpah... Aku berusaha gak nyumpahin orang,, hanya ada satu yang ku sumpahin mati.... Lainnya enggak... Lah daripada nyumpahin orang, mending tiap disakitin berdoa yang baik untuk diri sendiri tho?... Misalnya aja, "gapapa, kamu nyakitin saya,, tapi besok hal yang bahagia datang lebih banyak"...
.
Wanita itu unik, berapa kalipun dia menanggung sebuah masalah, mereka akan jauh lebih kuat...

Kamis, 15 Februari 2018

Orang "gila" yang bermain keyboard mati

Di pojok ruang adorasi gereja, ada keyboard nganggur...
Dari awal aku tergelitik ingin memainkannya, mumpung sepi... Tapi ku tahan hasrat itu...
Lama kelamaan aku gak tahan, aku mendekati dan jari jariku menyentuhnya... Aku mengingat ingat melodi yang pernah ku mainkan -dan satu satunya yang bisa ku mainkan- judulnya Romance de Amour...
.
Oh ya, keyboard ini gak aku nyalakan dulu... Di pintu ruang doa, ada tulisan "harap menjaga ketenangan" (tapi gak ada tulisan dilarang pegang2 keyboard hihihi)..
Aku memainkannya dengan berimajinasi mendengarkan suaranya dari hati.... Wkwkwkwk... Mereka benar, aku pasti sudah gila.... Jadi gitu deh, habis doa,, aku main keyboard ala aku
.
Bertahun2 yang lalu aku pernah memainkan melodi itu dengan piano yang menyala dan berfungsi dengan baik, dihadapan seorang musikus yang kemudian bertanya padaku, "kayaknya gak mungkin deh, tapi kog kamu bisa?"
"Imajinasi,, aku gak pernah latihan piano secara rutin, aku gak punya piano juga, meski bapakku pernah belikan aku sejenis keyboard kecil pesen dari malaysia, aku main ala kadarnya anak2... Tapi ketika aku SMP, aku diam2 memperhatikan temanku yang punya piano dari balik jendela rumahnya... Lalu aku berusaha merekam gerakan tangannya dengan mataku... Di rumah aku punya pianika,, aku coba sendiri mengingat semuanya yang ku lihat lalu melakukannya dengan pianikaku"
Kemarin ada kesempatan untuk belajar piano, tapi bagiku sudah cukup satu saja yang ku bisa... Cukup bisa main "romance de amor"
Berbeda dengan watercolor, aku benar2 ingin mengeksplorasi hingga habis tuntas, semua sudut ku kupas...

Senin, 12 Februari 2018

Tuhan, dia siapa?

Lelaki itu berambut gondrong, mendatangiku dalam mimpi kemarin malam...

Aku bersumpah tak mengenalnya, bahkan di dunia nyata tak pernah bertemu dengannya... tapi heran aku merasa tidak asing dengan sosoknya...

Di mimpi itu aku sedang asik melukis sesuatu -entah dimana-... lalu dia membawa banyak kuas di tangannya dengan berbagai ukuran...

Dan kuas yang dia bawa selain bagus juga bersih semua... aku takjub dan berkata, "kuasmu lengkap dan bersih seperti baru"

Lelaki itu tak memandangku sama sekali, dan dia melihat ke kuas2nya, sambil menjawab, "bukan soal banyak kuasnya, bukan soal juga kuas bersih atau baru,, yang terpenting pakailah kuas yang ketika kamu memegang kuas itu kamu fokus" *suaranya yang kalem itu juga gak asing*

Lelaki gondrong itu menghilang dengan ajaib *cling* aku tersentak kaget, ku pandangi botol air mineral yang ku potong untuk tempat kuas... Kuas2ku kotor seperti layaknya kuas para pelukis (gaada yang bersih)
Aku ambil satu, kusapukan air dan  cat ku ke watercolorpadku... Ku lihat air menggenang makin banyak, padahal tadinya sedikit, dan gak bisa kering... Hingga merusak lukisanku di sisi yang lain di wacopad...
Aku terbangun karena mendengar alarm... Ditengah antara sadar dan tidak, aku berpikir, siapakah dia? Apa maksudnya?
.
Dan aku baru ingat aku tertidur ketika meditasi malam... Sebelum meditasi aku berdoa seperti yang dulu diajarkan seorang "sesepuh"  di awal aku mau berangkat ke salatiga waktu awal2 jadi mahasiswa baru (doanya masih ke Yesus kok) hanya saja isi doa itu rahasia, aku gak boleh mengatakannya pada orang lain..

Ikut Tuhan...

Kalo kamu disuruh memilih 2 hal yang sama2 berharga di hidupmu, kamu memilih yang mana?
Aku gak bisa memilih salah satu,,
.
Jadi ku biarkan diriku menghilang dari peredaran...
Sementara di ruang sunyi, aku berdoa dan terus berdoa, biar Tuhan yang memilihkan untukku... Karena aku gak tahu mana yang terbaik diantara keduanya...
"Tuhan ambil kemerdekaanku, kehendak bebasku, dan biarkan Kau saja yang memilih untukku,, mana yang paling baik diantara yang baik... Tuhan yang paling mengetahui juga kemampuanku : Karena keduanya pilihan yang baik, maka keduanya pun memiliki konsekuensi dan tanggung jawab untuk menjalaninya'
Kali ini aku diam, aku hanya ingin mendengarkan...

Selasa, 16 Januari 2018

PSIKOLOGI WARNA

Ahli fisiologi dan psikologi menjelaskan ada empat warna primer : merah, hijau, kuning dan biru. Walaupun tidak diketahui secara pasti mengapa orang-orang menyukai warna dan kombinasi warna tertentu. Tetapi yang jelas, setiap warna mempunyai karektor atau sifat ayng berbeza-beza. Bahkan sejak dahulu warna diketahui mempunyai pengaruh terhadap manusia, namun baru belakangan ini  penggunaannya telah dimanfaatkan secara meluas dalam dunia otomotif, busana, permainan dan sebagainya.

MERAH
Merah:
Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian.

1.Merah Terang :
Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita. Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras, penuh gairah, dominasi, jantan.

2.Merah Jambu :
Warna ini melambangkan romantisme, feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.

BIRU
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.

1.Biru Tua :
Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan.

2.Biru Muda :
Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap.

KUNING
Warna ini melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menunda-nunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi.

1.Kuning Terang :
Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya : Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya.

HIIJAU
Warna ini melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasihati orang lain.

ABU-ABU & HITAM
1.ABU-ABU :
Warna ini tidak menunjukkan erti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung neutral.

2.HITAM :
Warna ini melambangkan kehidupan yang terhenti dan kerananya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerosakkan dan kepunahan.

COKLAT & UNGU
1.COKLAT :
Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagian masa depan.

2.UNGU :
Warna ini adalah campuran warna merah dan biru yang melambangkan sifat Gempuran Keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.

Gabriel...! #Doa Diam - Diam untukmu#

Menjelang liburan natal, entah kenapa kamu sering banget menelepon tengah malam. Dan sialnya, karena di siang hari aku sibuk sekali, aku sering gak dengar kalau handphoneku berbunyi saking lelapnya tidur.
sekali ku angkat, kamu pakai nomer baru yang gak ku kanal
"Maleeemm"
"Ni siapa ya?
"Gabriel"
"Gabriel?", aku bingung karena merasa gak kenal
"Ya, malaikatnya Tuhan,, Aku diutus untuk menyampaikan kabar sukacita bagimu" katamu sambil cengengesan...
"Iya deh, terseraaaah", (>__<) Aku kesel banget, apalagi setelah ku kenali type becanda yang khas itu.
"Aku capek habis terbang jauh, sekarang aku dirumah Bapaku"
"Udah malem begini lu ngigau??" (-__-)
"Kagak, gue sadar"
kemudian entah pembicaraan itu jadi ngalor ngidul.
.
Aku penasaran kenapa kamu menyebut diri Gabriel, jelas - jelas nama di absen gak ada Gabrielnya.
Pertanyaan itu terjawab, ketika kamu curhat soal ayahmu. Dulu keluargamu Katolik, kemudian pindah agama ke Kristen.
Aku menanyakan nama babtismu dulu,
"Gabriel"
"Maaf, ku pikir itu cuma imajinasimu"
Raka, mulai saat itu diam - diam aku selalu mendoakanmu lewat devosi kepada malaikat Gabriel bahkan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan sampai saat ini ketika aku merasa terluka, aku mengingatmu, dan berdoa malaikat Gabriel.
Aku berterimakasih karena pernah kau jaga. Penampilanmu kayak preman pasar, tapi kamu gak brengsek.