Kontributor

Selasa, 06 September 2011

GURU : MEMANUSIAKAN MANUSIA DENGAN KASIH


Ada suatu cerita pengalaman pribadi dimana seorang pengajar, hanya datang tepat pada waktu mengajar, duduk di depan para peserta didiknya, memberikan materi lewat LCD, menerangkan, memberikan tugas, kemudian pulang..... hari demi hari berlalu, para peserta didik yang awalnya semangat  ( dan saya yakin, mereka semua pintar dalam bidang materi ini ) satu persatu kehilangan semangat, bahkan mereka yang awalnya pintar dan tergolong peserta didik yang mampu mengikuti materi, lama – lama tertinggal dan tidak tahu apa – apa. Bosan. Manakala sang pengajar sibuk mengoperasikan laptop, sambil menerangkan materi tanpa bergeser sedikitpun dari tempat duduknya. Para peserta didik asyik sendiri, entah sms – an, main game laptop, atau apa saja yang masih bisa mereka kerjakan di tempat duduk masing – masing. Hasil test sangat memprihatinkan. Pengajar itu berpendapat bahwa para peserta didik tidak belajar maksimal (sebenarnya, apa yang harus dipelajari??? Kami tidak mengerti dari awal ). Akhirnya pengajar tersebut mengulang kembali materi itu, tapi semakin diterangkan, semakin tertekan dan para peserta didik banyak yang sakit kepala??!!!!
Seorang guru, tidak hanya sekedar mengajar, tapi juga membantu anak didiknya untuk memahami pelajaran. Ada banyak faktor yang mempengaruhi anak untuk tidak bisa belajar dengan baik diantaranya lingkungan keluarga yang tidak kondusif, tekanan mental pada anak, perlakuan buruk orang – orang di sekitarnya, lingkungan sekolah yang buruk, dsb.
Tapi seorang guru seharusnya profesional. Berhentilah menyalahkan keadaan dan mencari kambing hitam. Mulailah diri anda dan bangunlah hubungan dengan anak didik anda. Daripada kita mencari siapa yang bertanggung jawab. Lebih baik mencari jalan keluar atas ketidakmampuan siswa belajar. Diperlukan pendekatan – pendekatan pada anak didik. Dan bila perlu kerjasama : guru, siswa, dan orangtua.
Berilah anak didik harapan baru, berikan serta motivasi untuk mereka, bangkitkan rasa percaya diri mereka, tunjukkan antusiasme anda pada mereka lewat perhatian  - perhatian kecil anda. Pahamilah bahwa mereka membutuhkan cinta sebelum mereka mengerti akan materi yang anda berikan. Sebelum anda memberikan pelajaran, maka berikanlah dorongan awal dengan kasih. Dengan cara sederhana, ucapkanlah terimakasih sudah hadir di kelas, sapa mereka, dimanapun  anda menemukan mereka dan tanyakan kabar mereka. Bukan kah kita tahu bahwa manusia butuh dicintai dan diperhatikan. Buka mata kalian dan berikan keyakinan diri bahwa mereka ada dan mereka adalah orang – orang berguna. Merekalah masa depan, dan andalah kuncinya. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar